Banjir & Longsor, Akses Sumatera Terputus!

Kunanto

Banjir  Longsor Akses Sumatera Terputus
#image_title

Jakarta – Bencana banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyebabkan lumpuhnya sejumlah jalur darat utama. Akibatnya, mobilitas kendaraan besar, termasuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), terhambat.

"Perjalanan ke Lintas Timur sebaiknya ditunda karena banjir parah menghalangi kendaraan besar dan bus AKAP," demikian pengumuman resmi dari akun Instagram @bptd_aceh pada Jumat (28/11/2025).

Banjir  Longsor Akses Sumatera Terputus
Gambar Istimewa akcdndetiknetid

Banyak bus dilaporkan tertahan, dan operasional dihentikan sementara menunggu air surut. Masyarakat disarankan menghubungi agen bus masing-masing untuk informasi jadwal terbaru.

Menurut laporan dari BPTD Aceh dan BPTD Sumut, titik-titik jalur bermasalah meliputi:

  • Medan – Banda Aceh: Putus total.
  • Perbatasan Aceh-Sumut (Alur Gantung): Longsor, akses Medan ke Kuala Simpang tertutup.
  • Kuala Simpang – Langsa: Putus total akibat banjir di Seunebok Punti (ketinggian 1 meter).
  • Kuala Simpang: Hampir seluruh jalan terendam luapan Sungai Tamiang.
  • Langsa: Banjir melanda Jalan AH Yani dan Jalan Majid Ibrahim.
  • Langsa – Lhokseumawe: Lumpuh akibat banjir di Aluebu, Idi Rayeuk, hingga Peudawa (ketinggian 70 cm – 1 meter).

Kondisi serupa terjadi di Sumatera Barat, mengganggu jalur lintas provinsi dan dalam kota.

Laporan BPTD Sumbar mencatat jalur bermasalah:

  • Sumbar-Bengkulu (Padang-Air Haji): Banjir di beberapa titik, jalan dibuka situasional.
  • Sumbar-Sumut (Bukittinggi-Pasaman): Longsor di Palupuh dan banjir di Bawan dan Simpang Gudang.
  • Lembah Anai (Padang-Padang Panjang-Bukittinggi): Tidak dapat dilalui akibat banjir bandang dan longsor.
  • Malalak (Padang-Agam-Bukittinggi): Tidak dapat dilalui. Informasi ini dikutip dari bulletinofindia.com.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar