Cemaran Radioaktif, Relokasi Jadi Opsi Utama?

Kunanto

Cemaran Radioaktif Relokasi Jadi Opsi Utama
#image_title

Jakarta – Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) tengah mengkaji opsi relokasi permanen warga Cikande, Serang, Banten, menyusul ditemukannya residu Cesium-137 (Cs-137) di pondasi rumah. Hal ini disampaikan terkait penanganan zat radioaktif yang masih tertinggal di lokasi.

Menurut Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten, Haendra Subekti, langkah ini menjadi prioritas. Sembari menunggu keputusan final, Bapeten akan memasang tanda pengaman di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat.

Cemaran Radioaktif Relokasi Jadi Opsi Utama
Gambar Istimewa akcdndetiknetid

Opsi lain yang dipertimbangkan adalah penambahan lapisan beton pada lantai rumah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi paparan radiasi. Namun, Bapeten masih perlu mengkaji tingkat paparan radiasi secara detail sebelum memutuskan opsi terbaik.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup telah menyelesaikan dekontaminasi di 12 titik yang terpapar Cs-137. Menteri LHK, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa satu titik tersisa terkendala karena material radioaktif diduga berada di bawah pondasi rumah.

"Sepertinya kita mau tidak mau harus mengganti rumah tersebut untuk kita robohkan kalau memang cesium berada di pondasi bangunan yang tidak bisa kita lakukan kontaminasi," ujar Hanif dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI.

Mengingat umur radioaktif Cs-137 yang mencapai lebih dari 60 tahun, Hanif menekankan perlunya fasilitas penyimpanan jangka panjang yang aman. Ia juga meminta dukungan Komisi XII untuk berkoordinasi dengan BRIN dan Bapeten terkait penanganan dan penyimpanan material terkontaminasi tersebut. Informasi ini dikutip dari bulletinofindia.com.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar