BUMN Tower di IKN, Lanjut atau Sekadar Wacana?

Kunanto

BUMN Tower di IKN Lanjut atau Sekadar Wacana
#image_title

Jakarta – Rencana pembangunan BUMN Tower setinggi 778 meter di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menjadi tanda tanya besar. Gagasan yang muncul sejak era Presiden Joko Widodo ini belum menunjukkan perkembangan signifikan, terutama pasca-transformasi Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).

Juru Bicara Otorita IKN (OIKN), Troy Pantouw, mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima informasi terbaru terkait kelanjutan proyek tersebut. "Proyek BUMN Tower adalah kebijakan inisiatif dari Kementerian BUMN pada masanya. Hingga saat ini, pihak kami tidak mendengar adanya kelanjutan pembangunan tersebut," ujarnya kepada bulletinofindia.com, baru-baru ini.

BUMN Tower di IKN Lanjut atau Sekadar Wacana
Gambar Istimewa akcdndetiknetid

Wacana pembangunan menara ini pertama kali mencuat pada tahun 2024. Mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, sempat menyinggung bahwa ide tersebut tercetus saat Jokowi melakukan glamping bersama Ridwan Kamil di IKN.

Sebelumnya, Danis Sumadilaga, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Satgas Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, menyatakan bahwa Menara BUMN telah masuk dalam masterplan IKN, menjadi bagian dari area bisnis, perkantoran, dan perumahan. Namun, detail lokasi dan progres pembangunan masih dalam tahap perencanaan.

Pada Juni 2024, sempat beredar kabar bahwa PT Pembangunan Perumahan (PT PP) ditunjuk untuk membangun menara tersebut. Agung Wicaksono, yang saat itu menjabat Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, mengonfirmasi penugasan tersebut, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Desain Menara 778 Meter juga sempat viral di media sosial, menampilkan bangunan megah dengan berbagai fasilitas pendukung. Menara ini digadang-gadang akan menjadi menara tertinggi di Asia Tenggara. Namun, hingga kini, realisasi proyek ambisius ini masih belum jelas.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar