Jakarta – Kabar gembira bagi peternak! Pemerintah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan mengalirkan jagung dengan harga terjangkau, yakni Rp 5.500 per kilogram. Langkah ini diambil untuk meringankan beban peternak yang tengah berjuang dengan tingginya harga jagung sebagai bahan pakan ternak.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan bahwa total 52.400 ton jagung SPHP akan didistribusikan ke seluruh Indonesia tahun ini. "Jagung ini disiapkan khusus untuk peternak layer. Harganya Rp 5.500/kg. Pemerintah memberikan subsidi agar harga terjangkau," ujarnya di Jakarta Pusat, seperti dikutip bulletinofindia.com, Selasa (2/9/2025).

Arief menambahkan, penyaluran jagung SPHP ini diharapkan dapat membantu peternak meningkatkan produksi telur hingga akhir tahun. Data Panel Harga Pangan Nasional menunjukkan, harga rata-rata jagung pipilan kering saat ini berada di level Rp 5.539/kg.
Sebelumnya, Bapanas telah menugaskan Perum Bulog untuk menyerap jagung produksi dalam negeri saat panen raya Februari dan Maret lalu. Stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang ada di Bulog saat ini sekitar 65 ribu ton dan siap didistribusikan.
"Dengan SPHP jagung, pemerintah bisa membantu peternak skala kecil untuk memperoleh jagung pakan yang lebih terjangkau," pungkas Arief.






