Nganjuk, bulletinofindia.com – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Nganjuk memaksa para petani jagung untuk mempercepat masa panen. Kondisi cuaca ekstrem ini dikhawatirkan dapat menurunkan kualitas hasil panen jika dibiarkan terlalu lama di ladang.
Para petani terpaksa mengambil langkah ini sebagai upaya mitigasi kerugian yang lebih besar. Meskipun jagung belum mencapai usia panen ideal, mereka berupaya menyelamatkan hasil tanaman yang ada.

"Kami khawatir jika menunggu lebih lama, jagung akan rusak karena terlalu banyak air," ujar salah seorang petani di Nganjuk.
Dampak cuaca ekstrem ini menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pertanian di Nganjuk. Para petani berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi dan bantuan untuk mengatasi masalah ini.






