Jakarta – Gedung Putih memperingatkan potensi PHK massal pegawai federal AS jika pemerintah mengalami shutdown akibat Kongres gagal menyetujui anggaran sebelum 1 Oktober. Lembaga negara diminta memangkas pegawai program yang tak sesuai prioritas Trump.
Memo OMB menyebut Demokrat di Kongres berpotensi memicu shutdown. Setelahnya, lembaga federal diminta merevisi rencana pengurangan tenaga kerja, menyasar program non-esensial. Kebijakan ini berbeda dari sebelumnya, di mana pegawai non-esensial dirumahkan sementara.

Anggota Kongres Demokrat menilai memo itu intimidasi. Schumer menyebut Trump memecat pegawai federal untuk menakut-nakuti. Sebelumnya, Trump memerintahkan PHK besar-besaran pada Februari 2025 untuk efisiensi anggaran, fokus pada pegawai percobaan dan kontrak.






